LPBA Blogger Tutorial Search:

Pencarian Jati Diri

Sebuah langkah untuk menemukan jawaban " Siapa Sebenarnya Aku ? "

pada masa ini kita akan merasa pendapat kita itu lebih benar & lebih baik dari pendapat orang lain (karena ego yang besar ).Kita mempunyai keinginan untuk menunjukan kepada orang lain bahwa kita itu hebat " Aku ini pinter lo , aku bisa bikin virus  !! " atau apalah , dengan tujuan agar kita mendapat posisi yang tertinggi diantara teman-teman.Selalu menyanggah opini orang lain yang tidak sejalan dengan kita & terkadang memaksakan opininya untuk dianggap benar.

Tapi masa seperti ini memang harus dilewati sebagai tolak ukur kedewasaan kita . Aku menulis artikel ini , bukan berarti aku telah berhasil melewati masa-masa pencarian jati diri tersebut,melainkan aku sedang berusaha keras mencari : dimana jati diriku ?,seperti apa ?.  Seperti halnya aku membangun blog ini dan mengajak teman-temanku untuk bergabung , ini semata-mata hanya untuk memposisikan aku  diantara  mereka juga agar aku diingat oleh mereka bahwa aku ini teman kalian!!!..

Sekian 

Selamat mencari  


Teman yang baik, teman segalanya ..

Setiap orang pasti mendambakan hidup yang tenang, tentram, sejahtera, dan sebagainya. Namun terkadang ada juga yang berdasarkan penilaian materi (uang, dan lain-lain). Sebenarnya, semua itu tidak cukup kalau kita hidup enak tapi dalam kesendirian. Yang kita butuhkan sebagai hal yang utama adalah memiliki teman yang baik untuk kita. Teman yang baik akan memenuhi semua hal yang kita harapkan. Segala faktor yang berhubungan dengan hidup yang enak akan juga terpenuhi, karena dengan teman baik kita akan saling memenuhi.

(more…)


Hadiah Terbaik Untuk Diri Sendiri

Setiap orang pernah mengalami masa-masa sulit dalam kehidupan. Ada masa sulit dalam berumah tangga, kehidupan karir, kesehatan, atau kehidupan pribadi yang diguncang badai. Kebanyakan juga setuju kalau masa-masa sulit ini bukanlah keadaan yang diinginkan. Sebagian orang bahkan berdoa, agar sejarang mungkin digoda oleh keadaan-keadaan sulit. Sebagian lagi yang dihinggapi oleh kemewahan hidup ala anak-anak kecil, mau membuang jauh-jauh, atau lari sekencang-kencangnya dari godaan hidup sulit.

Akan tetapi, sekencang apapun kita menjauh dari kesulitan, ia tetap akan menyentuh badan dan jiwa ini di waktu-waktu ketika ia harus datang berkunjung. Rumus besi kehidupan seperti ini, memang berlaku pada semua manusia, bahkan juga berlaku untuk seorang raja dan p! enguasa yang paling berkuasa sekalipun.

Sadar akan hal inilah, saya sering mendidik diri untuk ikhlas ketika kesulitan datang berkunjung. Syukur-syukur bisa tersenyum memeluk kesulitan. Tidak dibuat sakit dan frustrasi saja saya sudah sangat bersyukur. Pelukan-pelukan kebijakan seperti inilah yang datang ketika sang hidup sempat membanting saya dari sebuah ketinggian. Sakit memang, tapi karena ia sudah saatnya datang berkunjung, dan kita tidak punya pilihan lain terkecuali membukakan pintu rumah kehidupan, maka seterpaksa apapun hanya keikhlasanlah satu-satunya modal berguna dalam hal ini.

(more…)